the next six years
>> Wednesday, May 27, 2009
i've got a big plan for the next six years. a very big plan!!!
hope it will come true....
amiiiin.......
Just to share. Just to express what i feel.
i've got a big plan for the next six years. a very big plan!!!
hope it will come true....
amiiiin.......
apa sih modal hidup selain sabar? eitt, jangan salah paham dulu. sabar itu bukan berarti pasrah pada keadaan begitu saja. seperti seseorang yang hendak dipukuli, kemudian dia berkata "aku sabar" lantas pasrah begitu saja badannya digebukin. itu sih namanya bukan sabar, tapi bego! kalau dia bersabar, maka dia akan berupaya menghindar dari pukulan, kalau memungkinkan malah lebih baik jika orang yang hendak memukulnya itu diajak ngomong baik2 supaya masalah dapat terselesaikan tanpa kekerasan. tapi kalau ga memungkinkan, dan keadaan diri ada dalam bahaya ya lari saja. lari itupun bentuk kesabaran. kecuali kalau dia memang sudah tidak kuasa melakukan apa2 lagi, maka sabarnya berwujud doa dan tawakkal.
sabar punya banyak elemen. di dalamnya ada itikad baik, harapan dan doa akan sesuatu yang baik, ikhtiar yang sungguh2, juga tawakkal, selalu berbaik sangka pada Allah swt. setidaknya, lima hal inilah yang bisa aku simpulkan tentang kesabaran dari buku yang aku baca berjudul Jagalah Hati.
tapi yang namanya manusia, saat menghadapi masalah yang menyesakkan dada, pasti emosi yang maju pertama kali ke garda depan. ya marah, nangis, jadi vandalis, nyalah2in orang, nyakitin diri sendiri, dan yang lebih buruk lagi : menyalahkan Tuhan (na'udzubillah!!).
emosi adalah hal yang wajar yang menguasai manusia saat dia merasa keadaan tidak berjalan seperti yang dia harapkan. tapi sejauh mana emosi menguasai kita sesungguhnya kitalah yang menentukan. ada yang dikuasai emosi sampai berlarut-larut, ada yang bisa segera menguasai diri dan melihat masalah dengan hati dan logika. dan semua itu ga datang begitu saja. harus dilatih terus-menerus. sehingga manusia dikatakan bertambah dewasa, yaitu suatu keadaan di mana dia menjadi lebih lihai mengusai emosinya.
sebenarnya kesedihan, keterpurukan, kemarahan tidak bisa mengusai diri kita sampai begitu parah seandainya kita memandang hidup ini sebagai rangkaian masalah. yah, inilah hidup. hidup adalah masalah. selama kita masih hidup, masalah ga akan pernah meninggalkan kita. selesai yang satu, datang yang lain. dan masalah itu bukan sesuatu yang negatif. kalau disikapi dengan benar, masalah itu sesungguhnya sarana yang disediakan Allah agar kita menjadi lebih baik lebih baik dan lebih baik lagi. setelah menyelesaikan masalah yang terasa enteng, selanjutnya kita akan diberi masalah yang setingkat lebih tinggi daripada masalah sebelumnya. ya kayak anak sekolah gitu, ujian - naik kelas - ujian lagi - naik kelas lagi dst...
rumusnya sih memang sesederhana yang diuraikan di atas, tapi aplikasinya... hmmm... yang penting berusaha dan selalu berbaik sangka pada Allah. selalu percaya bahwa kadar masalah itu pasti sesuai dengan kemampuan kita untuk menyelesaikannya. karena Allah tidak pernah mendzalimi hamba-Nya.
foto : sumber
hari-hari kulewati hanya sendiri
tanpa kekasih
tapi tetap kunikmati indahnya hari
tanpa tambatan hati
aku ingin menjadi setitik awan kecil di langit
bersama mentari
walaupun ku sendiri tapi aku masih ada
masih ada cinta di hati
.....
walaupun ku sendiri
tapi ku masih bisa bahagia
du du dudu dududu dududu......
(masih ada, by marcello tahitu)
do you know what it feels like to be free? i do...
© Blogger templates Sunset by Ourblogtemplates.com 2008
Back to TOP