Showing posts with label sceneries. Show all posts
Showing posts with label sceneries. Show all posts

Kisah di Lereng Lawu

>> Wednesday, May 12, 2010

Ceritanya hari Senin kemarin aku sama beberapa temen kantor mau pergi melayat ke rumah mertua rekan sekantor. Rumahnya di Karanganyar, Jawa Tengah. Tepatnya di Kecamatan Jatiyoso. Maka berangkatlah kami menggunakan dua mobil dari Wates (kota kecil berjarak 30 km arah barat daya kota Yogyakarta) pada sekitar pukul 10.45 WIB.

Perjalanan cukup lancar, melalui kota Yogyakarta, Klaten, Kartasura, Surakarta, Sukoharjo, dan Karanganyar. Cukup jauh memang, kami memasuki kota Karanganyar sekitar pukul 14.30. Lalu keluar dari kota Karanganyar ke arah tenggara, kami menuju lokasi rumah mertua teman kami itu. Masya Allah, sama sekali nggak ada yang nyangka kalau dari kota Karanganyar itu masih maju jauuuuuh banget, plus nggak ada yang nyangka juga kalau kondisi jalannya seperti itu! Ternyata lokasinya berada di lereng Gunung Lawu. Oh God! Jadilah kami bermobil di tengah kabut tebal, karena waktu itu sudah sekitar pukul 16.00, mendung menggelayut dan tak lama kemudian.... bressssss!!!! Hujan lebat tercurah dari langit. Jalan yang kami lalui itu hanya selebar satu mobil saja (nggak kebayang kalau ada mobil dari arah berlawanan -_-' ) sedangkan di kiri dan kanan jalan adalah jurang yang dalam (mulai bisa membayangkan....???) Beuh....cuman bisa dzikir wirid sepanjang jalan. Kabut, hujan lebat, dan jalanan sempit dipagari jurang!

Saat mobil berjuang melawan arus air yang memang cukup deras mengalir di jalan sempit beraspal itu, tiba-tiba mobil rombongan teman kami yang di depan...greg! Macet! Gosh! Itu tepat di tengah-tengah tanjakan yang curam! Nggak ada pilihan lain, bapak-bapak musti turun di tengah hujan lebat buat cari batu-batu besar untuk ngeganjel ban mobil biar nggak mlorot. Mobil dikosongkan, dan semua penumpang (termasuk aku dan kedua temenku yang perempuan) turun di tengah hujan lebat dan ngungsi di gubuk di pinggir jalan. Nah, begini nih kondisi mobil kami yang "terjebak" di tanjakan :D Perhatikan aja tuh arus airnya. (kenapa di foto jalannya tidak terlihat curam yak..? *bingung. wah, salah pengambilan sudut gambarnya nih :D)



Sekitar satu jam kemudian hujan mulai reda dan kami pun keluar dari tempat "persembunyian" kami di gubuk tepi jalan itu berjalan ke bawah ke arah rumah penduduk. Perjalanan naik tidak dilanjutkan lagi karena memang sudah mulai gelap dan kami takut kemalaman tiba di Jogja serta kondisi jalan yang memang mengkhawatirkan (ada longsoran di atas), padahal rumah mertua teman kami itu tinggal berjarak 3 km saja! Mobil pun atret ke bawah biar bisa putar balik di halaman rumah penduduk itu. Kami berteduh di sana, sholat, dan dijamu teh hangat yang memang sangat kami butuhkan saat pakaian basah kuyup dan udara dingin sekali (banyak syukur kepada Allah swt dan si empunya rumah :). Nih juga ada shot pemandangan senja hari selepas hujan di depan rumah penduduk tempat kami numpang neduh. (No wonder banyak longsor kan?!)



Akhirnya sekitar pukul 18.15 kami turun pulang. Dan sampai di rumah dengan selamat jam 23.00. Thank You Allah....bisa pulang lagi ke rumah. Pyuhh....

Read more...

Eksotisme Pantai Remodong

>> Thursday, May 06, 2010

Yup! Akhirnya sempat juga buat posting salah satu oleh-oleh waktu balik ke Bangka bulan Maret yang lalu. Nggak lama stay di sana, cuman seminggu doang. Beuh... kurang banget tuh. Tapi mau gimana lagi, jatah waktunya cuman segitu.

Tepatnya aku stay di Belinyu, hometown-ku. Nah, Kecamatan Belinyu ini punya banyak banget pantai yang indah-indah, jumlahnya saingan sama Sungailiat deh. Pantai-pantai yang ada di Belinyu di antaranya Pantai Tanjung Gudang (yang ada pelabuhannya), Pantai Tanjung Penyusuk, Pantai Remodong, Pantai Pesaren, dll. Pada liburan kemaren aku cuman sempet maen ke dua pantai aja, kebetulan pantai ini ada di kampung bibiku tempat kami menginap yaitu Pantai Remodong dan Pantai Tanjung Penyusuk. Keduanya berpasir putih dan berkarakteristik landai. Beda yang mencolok hanyalah kalo di Tanjung Penyusuk tuh penuh bebatuan karang yang gede-gede, sedangkan di Pantai Remodong hanya ada satu dua onggok batu karang, selebihnya pasir putih yang landai dan pepohonan cemara. So pasti pantainya teduh euy ^_^

Ini nih lokasi Pantai Remodong di peta Pulau Bangka, yang di pojok kiri atas berfont merah :)


Nah, berikut ini beberapa shot di Pantai Remodong :)




Sebenernya kemaren banyak foto-foto yang lain, cuman file fotonya TERHAPUS dan nggak bisa dimunculkan kembali. Hiks.... :(
Tapi yasudlah, yang penting foto-foto itu sudah terekam sempurna di hati dan pikiranku. Next time, ke sana lagi. Insya Allah... :)


Read more...

cari angin (sepoi-sepoi)

>> Thursday, August 27, 2009

ada tempat rileks baru nih di Kulon Progo. gratis dan seadanya :D apaan sih? nongkrong di pinggir kali!! heheheheeee...

apa?! nongkrong di pinggir kali?! iya, buat yang suka alam terbuka dengan hembusan angin, jauh dari keramaian, tempat ini lumayan lah. ya jangan disamakan dengan daerah tujuan wisata yang pemandangannya aduhai. tempat ini kan hanya sekedar tempat gratisan untuk menenangkan otak sejenak dari hal-hal yang membuatnya penat.


sebenarnya ini adalah sebuah bendungan yang dibuat untuk kelancaran irigasi lahan pertanian wilayah selatan Kulon Progo yang airnya diambil dari Sungai Progo. lalu di atasnya sekalian dibangun jembatan yang menghubungkan Kabupaten Bantul dan Kabupaten Kulon Progo. mengingat jembatan ini hanya "nebeng" bendungan, jadi hanya dirancang untuk dilewati kendaraan roda dua saja. so mobil nggak bisa lewat di atasnya.

bendungan ini berada di Dusun Sapon, Desa Sidorejo, Kecamatan Lendah, Kabupaten Kulon Progo, Provinsi DIY (lengkap dah!!). makanya dikasih nama Bendungan Sapon. terletak di tepi jalan kabupaten yang cukup sepi, kendaraan lewat hanya sesekali dan itu pun hanya beberapa. tapi jangan berpikir kalau tempat ini mengerikan dan jauh dari peradaban :D karena sebenarnya bendungan ini berada di perkampungan. jadi banyak rumah penduduk.
sisi selatan bendungan yang terbuka, oleh pemda kulon progo dibangun taman kecil serta ditanami pohon-pohon peneduh yang bisa dimanfaatkan warga sekitar atau siapapun yang kebetulan lewat untuk sekedar bersantai. (dalam gambar ini memang belum terlihat teduh, mengingat nanamnya juga belum lama :D karena bendungan ini baru jadi sekitar awal tahun ini.)


sungainya yang bisa dibilang bersih, membuat suasana tambah nyaman. apalagi kalo duduk-duduk di tempat ini pada sore hari. hmmm... angin sepoi langsung menerpa lembut.

Read more...

sekilas Taman Bunga Nusantara

>> Wednesday, April 22, 2009

Salah satu tempat yang sempat kukunjungi saat diklat di cisarua kemaren adalah Taman Bunga Nusantara di Cipanas, Cianjur. Tempat yang indah dan memanjakan mata, worthy deh bayar 20rb buat tiket masuknya :)

Foto ini mendeskripsikan salah satu sudut taman yang dikasih tema Taman Perancis, katanya sih desainnya diadaptasi dari taman istana marseilles di Prancis sono.

Berada di TBN serasa menikmati taman seluruh dunia (apa dipaksa serasa keliling dunia sama pengelolanya ya?). Ada taman perancis, taman amerika, taman mediteran, taman bali, taman jepang, dll.

Mulai pintu masuk sudah ada kedai dan toko makanan kecil yang menjamin pengunjung untuk ga kuatir kelaperan selama jalan2 di dalam.

Hmm...mata langsung dimanjakan dengan lapangnya hamparan bunga, ada topikal merak yang menyambut. Jalan lurus dan kita langsung bisa melihat karpet bunga yang didesain secara apik dan menawan.

Berbelok ke kiri kita akan segera menuju taman mawar di sisi kiri jalan serta taman perancis di sisi kanannya.

Koleksi mawarnya lengkap banget. beragam warna dan bentuk. klo taman perancis sih cuma mengedepankan desainnya bukan jenis floranya.

Jalan terus lagi untuk menikmati permainan air mancur yang indah (ada musiknya juga lh0). perpaduan yang menarik antara musik dan air.

ke sebelah kiri terdapat taman amerika. koleksinya berupa bermacam2 bunga matahari, kembang kertas, dan jenis2 bunga perdu. cantik2 dan beraneka warna.

Keluar dari taman amerika berbelok ke kanan kita disambut taman bali. hmm...suasana langsung berubah drastis. maklumlah namanya juga taman bali yang representasi indonesia. suasananya hutan tropis. rimbun, rindang, lembab, dan adem.... :D

Dari taman bali langsung lihat taman mediterania. Isinya sebagian berupa sekumpulan kaktus dan beragam jenis sanseviera.

Oya, kalo mau lihat suasana seantero taman disediakan juga gardu pandang lho. cukup bayar seribu rupiah bisa naik lift ke atas (catatan: klo liftnya ga macet, klo macet ya naik tangga aja kayak aku waktu itu :p)

Setelah puas memandang lepas ke seluruh penjuru taman, lanjut lagi ke taman jepang. dari sekian banyak taman yang ditawarkan taman jepang ini yang paling berkesan buatku. benar2 harmonis, seimbang, jauh dari yang namanya kesemrawutan dan densitas. berada di taman ini serasa dikelilingi chi positif. benar2 tenang dan damai. ada kolam, sungai kecil dengan sedikit riam, gazebo, pepohonan dan sentuhan sedikit bunga. benar2 seimbang dan tidak berlebihan. (maaf fotonya sengaja ga ku-upload, soalnya begitu dilihat hasilnya, ga ada yang benar2 pas merepresentasi keadaan aslinya). sayang, karena dah lumayan sore ga bisa berlama2 berada di sana (TBN tutup jam5).
Keluar dari taman jepang, persinggahan terakhir adalah rumah kaca. isinya lumayan lengkap, mulai mawar, petunia, daisy, kenikir aneka jenis, cabe2an. beragam deh pokoknya.
Gimana? yang belum pernah ke sana, pasti curious sama Taman Bunga Nusantara. Dijamin menyenangkan! ;)

Read more...

tour de menoreh

>> Friday, April 03, 2009

Kurasa judul ini cukup pantas. Paling tidak waktu itu aku touring dari Kokap (selatan) sampai Samigaluh (utara).

Perjalanan cukup menyenangkan (secara aku cuma mbonceng ^^V). Jadi aku tidak secara langsung merasakan beratnya ngontrol motor di medan seperti itu.

Dimulai dari rumahku di Lendah, kita berangkat ke arah Kokap melalui Wates. Scene pertama tentu saja Waduk Sermo. Satu-satunya waduk alias danau buatan di Prov DI Yogyakarta tapi toh tetap saja sepi pengunjung (ada apa ini??) Pemandangan alam yang luar biasa. Bahkan sudah disediakan juga family ground (tepat ga sih istilahnya ^^V). Itu sudah sangat memadai bagi keluarga yang liburan di situ trus gelar2 tiker di bawah rimbunnya pepohonan memandang ke arah waduk yang airnya jernih dengan latar belakang Pegunungan Menoreh. Tak lupa "the breeze"... Bisa tidur deh pokoknya. Sejuk banget.....



waduk sermo (Hargowilis, Kokap, Kulon Progo, DIY)


Dari Waduk Sermo perjalanan dilanjutkan lagi ke utara, melewati Hargotirto menuju Jatimulyo. Target kita selanjutnya adalah Tamanan.


Wuih...tracknya keren abis (curamnya!!). Soalnya pergantian kontur yang cukup extrem (buat dilewati kendaraan) dari Hargotirto, Kokap ke Jatimulyo, Girimulyo. Jalannya sempat mengecil (muat satu mobil aja) so mendingan kalo lewat jalur ini pake sepeda motor aja. Tapi begitu mulai masuk Jatimulyo, jalannya melebar lagi. Pemandangannya..... Luar biasa...!!! Kulon Progo di sebelah timur, Purworejo di sebelah barat. Juga garis pantai Samudra Hindia yang terlihat samar-samar (soalnya agak kabut) di selatan.



Jatimulyo, Girimulyo



Memasuki Jatimulyo, kontur kembali bersahabat. Dah ga nge-track amat. Sampai deh kita di Tamanan (di sini terdapat gardu pandang). Dari tempat ini Waduk Sermo terlihat jelas. Udara pun sejuk karena tempat ini kedudukannya dah cukup tinggi terhadap permukaan laut (ga tau jelas berapa ketinggiannya ^^V)


Tapi saranku kalo mau suasana yang lebih natural, jangan nge-tem di gardu pandang. Tapi di sebuah gumuk (kata orang jawa) di sisi kanan jalan (kan kita dari arah selatan). Letaknya kira-kira 0,5 - 1 km selatan gardu pandang. Ciri khas tempat itu, tempatnya cukup lapang, dengan 1-2 pohon di tepi jurangnya. Swear...duduk2 di situ terasa lebih dekat dengan alam daripada duduk di gardu pandangnya.




Hmmm.... tempat itu luar biasa indahnya. Ga nyangka lho Kulon Progo (kabupaten di bagian barat Prov DI Yogyakarta itu) punya pemandangan alam yang seelok itu. Puaassss deh berada di situ. Ga kerasa capek sama sekali. Berada di ketinggian punya sensasi yang luar biasa. Inilah kenapa aku suka gunung. (Walopun hobbyku ini ga tersalurkan lantaran fisik yang payah dan izin ortu yang "birokratis" banget alias GA DIIZININ!!!).


Puas di Tamanan (nge-tem juga sih di gardu pandangnya) kita lanjut lagi ke utara. Samigaluh. Eitt...tapi muter-muter dulu lah, lewat Kaligesing, Purworejo. Lagi2 pemandangan indah di sisi jalan yang dilalui. Hutan pinus di sana bener2 menawan. Sayang ga sempat foto2 soalnya ngejar waktu sampe Suroloyo (waktu tu dah hampir jam2)


Pemandangan indah menemani sampai Samigaluh. Sempat bimbang mau naik ke Puncak Suroloyo atau ga soalnya waktu tu dah hampir jam3. tapi ngapain juga ga naik, toh dah nyampe tempatnya. Maju 8 kilo lagi Suroloyo deh. Ya dah, setelah nyate di dkt pasar Gerbosari, kita nge-track lagi ke atas. (ternyata rumahnya Mas Edy daerah situ toh.. Wah lumayan juga ya (lumayan tinggi...:D) ^^V)



Yak! inilah Suroloyo (kayak gini toh). Jalan berundak ke puncaknya (lupa ngitung berapa anak tangga) dengan kebun teh di kiri kanan. Sampe puncak, kelihatan deh candi buddha terbesar di dunia - Candi Borobudur. Yup! icon kebanggaan Indonesia. (Qo ga masuk list seven wonders lagi sih... Y_Y)

Candi Borobudur dilihat dari Puncak Suroloyo, Samigaluh, Kulon Progo

Wah wah... benar2 aset pariwisata yang menawan. Kulon Progo punya keunggulan dibanding kabupaten2 lain di DIY. Benar2 lengkap, mulai dari pantai, danau buatan, sampai pemandangan dataran tinggi yang menawan. Semoga Pemda bisa mengoptimalkan potensi ini. Nilai plus Kulon Progo lho.

At last, semoga bisa jadi bantuan panduan buat teman-teman luar daerah yang pengen ngerasain sensasi lain dalam berwisata (baca : touring).

find more about tourism objects in Kulon Progo Regency

Read more...

  © Blogger templates Sunset by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP